Riang gemercik hujan yang teduhkan panasnya mentari Terkantuk aku pada lelahnya hatiku memahami setiap lekuk tubuhmu Tak bisakah kau duduk dengan tenang agar ku bisa perhatikan tiap cengkok suaramu Luapan emosi sang api membakar kayu yang tersenyum riang Secarik hasrat yang terlontar melalui hati Riuh rendah merayap jauh kedalam sanubari jiwa Terlampau dalam kayu mencintai sang api Lerih batinku memanggil namamu Tuk isyaratkan satu cinta Satu cita tentang dirimu itu Ingin ku coba berlari kembali tuk kejar asa yang tertinggal Sakit hati ini tak dapat terbalaskan oleh sayangku Ku memohon pada Penguasa jagat raya ini tuk kembalikan kau disisi Tapi tak ingin ku melukai hati Tak inginku hancurkan benih yang mulai tumbuh didalam dada ini Tuhan aku bersujud padamu Mengharap Kau gantikan dia dalam hatiku....
Lihat dan Rasakan