
Selalu, selalu mengatasnamakan cinta dan kasih sayang, mengapa penyesatan dibumi ini tak henti-hentina mendera umat muslim negri ini diawali oleh munculna organisasi-organisasi yang mengatasnamakan islam, yang seharusnya tak perlu ada penyelewengan, dan yang paling menyedihkan kebanyakan orang yang mengikuti ajaran tersebut adalah orang yang berpendidikan
"wong yang biasa aja masih ada yang belum bener mash di tambahi dengan hal-hal yang ngak bener"
Begitu sekiranya ucapan dari seorang awam yang melihat berbagai kasus penyelewengan agama, mendengar penuturan tersebut bisa kita jadikan contoh , mengapa orang yang awam seperti mereka saja tahu mana yang benar dan mana yang salah, dilihat dari kacamata realisme saja sudah diketahui mana ajaran yang benar dan yang salah, apakah orang-orang kita sudah keblinger? ditambah lagi penyesatan yang mendera anak muda jaman sekarang seperti hari kasih sayang atau yang lebih kita kenal dengan VALENTIN DAY, dengan menunggangi event hari itu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan banyak kesesatan dalam hari itu, minum-minuman keras, berciuman mesra yang dapat kita jumpai di sepanjang jalan ataupun sex bebas, mereka mengatasnamakan kegiatan mereka itu dengan sayang atau pun cinta, mengapa kita tidak melihat nya dengan hati, yang saya maksudkan adalah melihat kedepan dampak dari perbuatan kita, apakah kasih sayang itu hanya kita berikan dihari itu? tentunya tidak, kita mestinya memaknai semua hari dengan hari kasih sayang, sayang kepada teman, kekasih, atau pun orang tua, sex bebas, itu hanya membuahkan penyesalah terhadap pasangan yang melakukan hubungan tersebut, menurut saya yang namanya sayang adalah menjaga orang itu agar tak tersentuh oleh orang lain termasuk kita, dengan begitu akan terasa rasa cinta, kasih sayang yang suci
Semuanya kita kembalikan di hati kita, janganlah kita meliha seperti hati tanpa"hati" karna kita diberikan mata hati oleh tuhan sebagi mata yang dapat melihat yang dalam dari yang terdalam
Komentar
Posting Komentar